AKSI PRAMUKA PEDULI KWARRAN GUBUG HARI KETIGA PASCA BENCANA BANJIR DI BEBERAPA WILAYAH KECAMATAN GUBUG

Gubug – Gerakan Kwartir Ranting Gubug melanjutkan Aksi Pramuka Peduli untuk membantu penanganan bencana banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Gubug. Tiga hari berlalu sejak banjir melanda pada hari Selasa, 6 Februari 2024.

Saat ini beberapa wilayah sudah terlihat bisa beraktivitas secara normal. Beberapa kegiatan bakti dalam Aksi Pramuka Peduli telah digerakkan dalam rangka memberikan dukungan kepada warga terdampak di Wilayah Kecamatan Gubug dan sekitarnya.

Adapun bentuk bakti yang dimaksud seperti pendistribusian bantuan logistik di dapur umum yang dilaksanakan Pendopo Kecamatan Gubug. Turut berperan serta pada Aksi Pramuka Peduli selama tiga hari ini adalah anggota Dewan Kerja Ranting Gubug, para pramuka penegak utusan gugus depan, andalan ranting bidang pengabdian masyarakat, dan Saka Wira Kartika.

Andalan Ranting Bidang Pengabdian Masyarakat Kwarran Gubug, Kak Sujiyanti menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai elemen yang memberikan sumber daya baik materil maupun tenaga sedikitnya dapat membantu meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat yang terdampak bencana.

Sekedar informasi untuk area terdampak cukup parah pada bencana banjir adalah Desa Kemiri, dikarenakan jebolnya tanggul disekitar sungai tuntang. Penyerahan logistik dari dapur umur di hari ketiga ini disalurkan di wilayah Desa Kemiri, Dusun Pilang Kidul dan area jalan suhada di Desa Gubug. (Pusinfo/Dn)

Aksi Pramuka Peduli di Grobogan disambut positif oleh warga

Purwodadi (9/2)- Puluhan anggota pramuka masih menggelar aksi untuk penanganan pasca banjir di Grobogan. Hari ini selain aktif di dapur umum pos BPBD, anggota pramuka menyisir tempat tempat yang masih membutuhkan bantuan. Bersinergi dengan relawan PMI dan BPBD Kabupaten Grobogan.

Slamet Pujiyono salah satu koordinator Aksi Pramuka Peduli dari Toroh menceritakan dirinya dan puluhan anggota pramuka dari Toroh sudah 3 hari ini beraksi. Baik di dapur umum maupun pembersihan lumpur pasca banjir. Jumat 9 Februari 2024 ini timnya yang tergabung di BPBD turut membersihkan sekolah sekolah dan fasilitas umum lainnya. Eni seorang guru TK menyatakan sangat bahagia saat sekolahnya mendapat bantuan personil pembersihan. Pasalnya guru di sekolahnya hanya 2 dan 1 penjaga.

Tentu butuh waktu yang lama untuk selesai. Namun dengan bantuan para relawan termasuk anggota pramuka, kesedihannya berubah menjadi haru dan bahagia. Hanya dalam hitungan jam sekolahnya sudah bersih. Pihaknya sangat berterimakasih atas kepedulian relawan semuanya. Sementara itu di Brati, juga digelar Aksi Pramuka Peduli.

Dibawah Koordinator Kak Lilik, anggota pramuka peduli turut membantu dapur umum dan pembersihan lumpur di sekolah sekolah. Sri Winarti salah satu guru di sana menyatakan apresiasinya. Keterbatasan personil guru di sekolahnya untuk bersih bersih, dalam waktu singkat telah teratasi karena hadirnya anggota pramuka.

Memang salah satu tujuan gerakan pramuka adalah menumbuhkan kepedulian. Bencana alam memang tidak bisa dihindari, namun setitik bakti lebih bermakna dari sejuta kata. Inilah yang dipedomani oleh para anggota pramuka di Grobogan. (Hari/Pusinfo)